Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Wabup Soppeng Selle KS Dalle Tegaskan Komitmen Pembangunan Berbasis Data
![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - MAKASSAR – Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menghadiri kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Acara strategis ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, pada Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang menjadi kick-off resmi pelaksanaan SE2026 ini dihadiri oleh para kepala daerah, pimpinan DPRD, serta jajaran Forkopimda se-Sulawesi Selatan. Momentum ini dinilai krusial sebagai langkah awal memperkuat basis data pembangunan yang akurat, mutakhir, dan terpercaya di wilayah Indonesia Timur.
Transformasi Digital dan Tantangan Ekonomi Baru
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan kondisi makroekonomi Sulawesi Selatan pada Triwulan I Tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah demi menyukseskan hajatan besar sepuluh tahunan ini.
Menurut Amalia, Sensus Ekonomi merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Perubahan lanskap bisnis pasca-pandemi serta masifnya digitalisasi menuntut instrumen pendataan yang lebih sensitif.
“Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mendata seluruh aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia. Perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi, termasuk pergeseran aktivitas perdagangan ke platform digital (e-commerce dan UMKM go-digital), menuntut hadirnya data yang lebih komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujar Kepala BPS RI.
Soppeng Melesat ke Posisi 5 Besar Sulsel
Di sela-sela pencanangan, BPS turut merilis daftar 10 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada Triwulan I Tahun 2026. Kabupaten Soppeng berhasil menempati posisi kelima dengan pertumbuhan ekonomi yang fantastis, yakni mencapai 9,39 persen (year-on-year).
Capaian impresif ini menempatkan Kabupaten Soppeng berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan yang tercatat sebesar 6,88 persen. Angka ini bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen.
Jika ditarik garis ke belakang, prestasi ini memperlihatkan tren akselerasi ekonomi yang konsisten dan progresif di Bumi Latemmamala dalam beberapa tahun terakhir:
- Tahun 2023: 3,33 persen
- Tahun 2024: 4,06 persen
- Tahun 2025: 4,77 persen
- Triwulan I-2026: Melompat signifikan ke 9,39 persen
Pertumbuhan Inklusif: Raih Penghargaan Gini Ratio Terbaik & Insentif Rp150 Juta
Tidak hanya sekadar tumbuh tinggi secara angka, Kabupaten Soppeng juga dinilai sukses menjaga kualitas pertumbuhan tersebut melalui pemerataan hasil pembangunan. Berdasarkan penilaian BPS, Kabupaten Soppeng dianugerahi penghargaan sebagai daerah dengan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) Terbaik se-Sulawesi Selatan Tahun 2025, dengan angka Gini Ratio yang sangat rendah, yaitu 0,331.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menekan disparitas ekonomi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan Dana Insentif Daerah sebesar Rp150 juta kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng. Penghargaan ini menjadi bukti sahih bahwa roda ekonomi di Soppeng bergerak secara inklusif—di mana kue pembangunan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir kelompok.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam arahannya meminta prestasi Soppeng ini dicontoh oleh daerah lain, sekaligus meminta seluruh kepala daerah mengawal ketat jalannya Sensus Ekonomi 2026.
“Saya minta seluruh kepala daerah melakukan sosialisasi masif kepada pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga korporasi. Pastikan petugas BPS di lapangan mendapat akses penunjang agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan objektif,” tegas Gubernur.
Komitmen Pemkab Soppeng: Pembangunan Berbasis Data
Menanggapi capaian beruntun tersebut, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan jajaran OPD Pemkab Soppeng.
“Capaian pertumbuhan 9,39 persen dan penghargaan Gini Ratio terbaik ini adalah buah dari sinergitas dan kerja keras kolektif. Ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk mempertahankan tren positif ini melalui program-program yang pro-rakyat, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Selle KS Dalle.
Terkait pelaksanaan SE2026, Ir. Selle KS Dalle menegaskan bahwa Pemkab Soppeng berkomitmen penuh mendukung BPS. Data yang akurat dari sensus ini nantinya akan digunakan kembali oleh pemerintah daerah untuk memetakan potensi ekonomi baru, menyusun program pengentasan kemiskinan ekstrem, serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di Kabupaten Soppeng.(Red)

