Akselerasi Pajak 85%, Pemkab Soppeng Gandeng BI dan Bank Sulselbar Genjot QRIS Retribusi
SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel melalui percepatan digitalisasi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Soppeng yang berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang terselenggara atas sinergi Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sekaligus merumuskan langkah-langkah penguatan ekosistem digital di Kabupaten Soppeng.
Capaian Pajak Digital Sentuh 85,53 Persen
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Soppeng, Drs. H. Dipa, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa High Level Meeting TP2DD memiliki arti penting sebagai wadah koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi digital di daerah.
Ia menjelaskan, sejak tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Soppeng secara konsisten mengembangkan elektronifikasi transaksi pemerintah sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Berbagai inovasi pembayaran digital telah diterapkan, mulai dari pemanfaatan QRIS, mobile banking, internet banking, e-wallet, e-commerce hingga jaringan ritel modern untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Menurutnya, perluasan kanal pembayaran digital tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara cepat, aman, dan efisien.
Data Capaian Transaksi Non-Tunai Soppeng:
Pajak Daerah: Telah mencapai 85,53 persen.
Retribusi Daerah: Berada di angka 30,8 persen.
Meski demikian, Drs. H. Dipa mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam menggenjot sektor retribusi, seperti keterbatasan infrastruktur jaringan di beberapa titik, tingkat literasi keuangan digital masyarakat yang belum merata, serta proses adaptasi petugas lapangan terhadap transaksi elektronik.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian sebagai daerah dengan kategori "Digital" berdasarkan Indeks ETPD.
Luncurkan QRIS Parkir dan Kebersihan
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, menegaskan bahwa High Level Meeting TP2DD menjadi momentum penting untuk mengukur sejauh mana implementasi digitalisasi daerah telah berjalan serta memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mendorong transformasi digital.
Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dirangkaikan dengan Launching QRIS Retribusi Parkir dan Retribusi Pelayanan Kebersihan, serta penandatanganan kerja sama antara Bank Sulselbar dengan pelaku usaha daerah. Langkah ini diambil sebagai solusi konkret untuk mendongkrak capaian transaksi non-tunai pada sektor retribusi yang saat ini baru mencapai 30,8 persen.
“Peluncuran QRIS ini bukanlah akhir dari proses digitalisasi, melainkan awal yang harus terus kita kawal bersama. Dengan sistem scanned QR Code, potensi kebocoran pendapatan daerah pada sektor parkir dan kebersihan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi PAD dan masyarakat,” tegas Ir. Selle KS Dalle.
Menurut Wakil Bupati, digitalisasi merupakan bagian dari visi Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan efisien. Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang selama ini terus memberikan pendampingan, konsultasi, dan bimbingan teknis dalam mempercepat digitalisasi di Kabupaten Soppeng.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, UMKM, pengelola pasar tradisional, hingga masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ekosistem digital melalui edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan.
Penandatanganan PKS dan Dukungan Sektor Keagamaan
Pada kesempatan tersebut, dilakukan Launching QRIS Retribusi Parkir dan Retribusi Pelayanan Kebersihan yang ditandai dengan penyerahan QR Code QRIS serta pemasangan rompi Satgas Retribusi kepada perwakilan petugas oleh Wakil Bupati Soppeng. Rompi ini menjadi simbol kesiapan petugas lapangan dalam memfasilitasi pembayaran non-tunai dari masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan dari Bank Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi dalam percepatan digitalisasi daerah, disusul penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Soppeng kepada Bank Indonesia.
Selain itu, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agen Laku Pandai antara Bank Sulselbar Cabang Soppeng dengan PT Lamataesso Mattappa Perseroda (BUMD Soppeng). Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan digital hingga ke tingkat desa, di mana masyarakat kini dapat melakukan transaksi perbankan dan pembayaran pajak daerah melalui jaringan BUMD tersebut.
Tidak hanya membidik sektor pemerintahan dan bisnis, Bank Indonesia juga menyerahkan kotak amal donasi berbasis QRIS kepada pengurus Masjid Agung Darussalam Watansoppeng dan Masjid Besar Taqwa Ganra. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem transaksi digital di sektor sosial dan keagamaan (modernisasi rumah ibadah).
Strategi Penguatan Daya Saing Daerah
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi strategis. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, membawakan materi bertajuk “Mengembalikan Daya Saing Kabupaten Soppeng Melalui Penguatan Digitalisasi Menuju Peningkatan Pendapatan Daerah”. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya integrasi data dan perluasan instrumen digital untuk mengoptimalkan potensi PAD Soppeng di sektor pariwisata dan pertanian.
Sementara itu, Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Pelayanan Bank Sulselbar, Andriany, membawakan materi mengenai peran Bank Sulselbar sebagai Bank Pemegang Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dalam menyediakan infrastruktur perbankan yang andal guna mendukung implementasi penuh digitalisasi Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Turut hadir dalam kegiatan ini Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, para Asisten Sekretariat Daerah, para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng, para Camat se-Kabupaten Soppeng, serta Pemimpin Bank Sulselbar Cabang Soppeng beserta jajaran. (/)

