Atasi Krisis Air, Pengeboran Sumur Dalam di Rujab Bupati Soppeng Berhasil Pancarkan Air Melimpah
![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG – Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat Bumi Latemmamala, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, mengambil langkah taktis dengan menginstruksikan percepatan eksplorasi sumber air baru. Langkah ini membuahkan hasil signifikan pada Sabtu (27/6/2026) tepat pukul 12.00 WITA.
Proyek pengeboran sumur dalam (deep well) yang diinisiasi Pemkab Soppeng di kawasan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati berhasil memancarkan air dengan debit melimpah. Fenomena munculnya "air mancur dari perut bumi" ini disaksikan langsung oleh Bupati Suwardi Haseng.
"Bismillah. Pada hari ini, Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 12.00 WITA, pelaksanaan kegiatan pengeboran PDAM Soppeng di lokasi Rumah Jabatan Bupati Soppeng telah berhasil. Alhamdulillah, airnya mancur," ucap Suwardi Haseng.
Bupati menegaskan bahwa pemanfaatan area Rujab sebagai titik eksplorasi didasarkan pada kajian geologi yang matang. Hal ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) Pemkab Soppeng dalam memaksimalkan potensi air tanah demi kepentingan publik yang lebih luas.
Meskipun debit air yang keluar sangat melimpah, Bupati Suwardi menginstruksikan Perumda Air Minum (PDAM) Soppeng untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. PDAM diminta segera melakukan tiga tahapan krusial sebelum air didistribusikan ke rumah warga:
Pengujian Debit Air (Pumping Test): Mengukur konsistensi dan volume air untuk memastikan pasokan tetap stabil dalam jangka panjang.
Analisis Kualitas Air: Melakukan uji laboratorium guna memastikan air memenuhi standar kelayakan dan aman dikonsumsi sesuai regulasi kesehatan.
Evaluasi Sistem Distribusi: Mematangkan integrasi pipa sumur bor baru ke dalam jaringan distribusi utama PDAM.
Langkah cepat penanganan krisis air ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Risma, salah seorang warga Soppeng, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan pengeboran ini.
"Kami sangat bersyukur. Harapan kami, pancaran air baru dari Rujab ini bisa segera dialirkan ke pemukiman warga untuk mengakhiri kesulitan air bersih yang selama ini kami rasakan," ungkap Risma.
Pemkab Soppeng berkomitmen untuk tidak berhenti di satu titik ini saja. Inovasi penyediaan infrastruktur dasar dan pencarian sumber air baku baru akan terus digenjot di beberapa titik potensial lainnya demi memastikan pemerataan akses air bersih di seluruh Kabupaten Soppeng. (***)

