BREAKING NEWS
 

Suasana TWA Lejja Sehari Pasca Lebaran Idul Adha 1447 H Meski Diguyur Hujan Antusias Pengunjung Tak Terbendung

SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG – Libur sehari pasca-Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah meski diguyur hujan deras tidak menyurutkan antusiasme ribuan wisatawan untuk memadati kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Kabupaten Soppeng, pada Selasa (28/5/2026). 

Pasca Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah menjadi momen puncak kedatangan pengunjung yang ingin menikmati sensasi berendam air belerang alami di tengah cuaca dingin.

​Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh area kolam pemandian dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah, mulai dari kelompok keluarga hingga rombongan pemuda. Uniknya, penurunan suhu udara akibat hujan justru dianggap membawa sensasi tersendiri bagi pengunjung saat berpadu dengan kehangatan air alami Lejja yang bersuhu 40–60 derajat Celsius.

​Salah seorang pengunjung yang berasal dari luar kota mengaku sengaja tetap berangkat bersama keluarganya meski langit sudah mendung sejak pagi.

​"Momen ini sudah kami rencanakan jauh-jauh hari. Kalau cuaca panas terik, berendam kadang terasa terlalu menyengat. 

Tapi kalau hujan begini, air panasnya terasa sangat nyaman dan menyegarkan. Sama sekali tidak menyesal," ujarnya.

​Hal senada diungkapkan salah satu rombongan pemuda. Menurutnya, kepulan uap air panas yang bertemu dengan rintik hujan menciptakan atmosfer sejuk yang magis.

​"Cuaca dingin justru membuat kehangatan air belerang ini terasa lebih meresap ke tulang. Ini pengalaman liburan lebaran yang seru," ungkapnya.

​Daya tarik unik inilah yang membuat TWA Lejja tetap menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Selatan. Saat objek wisata alam lain cenderung sepi akibat faktor cuaca, Lejja justru membuktikan diri sebagai destinasi yang weatherproof (tahan cuaca)—menawarkan kenyamanan dan ruang relaksasi yang tidak terhalang oleh guyuran hujan.