BREAKING NEWS
 

Wakil Bupati Soppeng Lepas Kloter Pertama CJH, Satu Jemaah Dievakuasi dengan Ambulans

SULSEL PEMBURUNEWS - ​SOPPENG – Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, resmi melepas keberangkatan 387 Calon Jemaah Haji (CJH) kloter pertama asal Kabupaten Soppeng menuju Asrama Haji Sudiang Makassar. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Lapatau, Senin malam (20/4/2026).

​Rombongan ini merupakan bagian dari total 961 CJH asal Soppeng yang dijadwalkan berangkat tahun ini. 

Selle KS Dalle hadir membacakan amanat Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, yang saat ini tengah berada di Jakarta untuk koordinasi strategis bersama Menteri Pertanian RI.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng, Ny. Hj. Suarni Suwardi, didampingi Wakil Ketua TP PKK, dr. Rahmawati Selle.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga stamina selama perjalanan darat menuju Makassar.

​"Momen ini bukan sekadar pelepasan formalitas, melainkan pengantaran penuh doa. Saya meminta seluruh jemaah untuk beristirahat total di dalam bus agar kondisi fisik tetap prima saat memasuki proses penerimaan di Asrama Haji Sudiang nanti," ujar Selle KS Dalle.

Ia juga menambahkan bahwa pengawalan dilakukan sepanjang rute Soppeng–Camba–Maros–Makassar, termasuk pengamanan barang bawaan jamaah.

Rombongan dijadwalkan beristirahat di Pertamina Bance’e, Kabupaten Bone, serta melaksanakan salat Subuh di Masjid Agung Kabupaten Maros sebelum melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji Sudiang.

Diketahui, jamaah calon haji Kabupaten Soppeng tahun ini terbagi dalam empat kloter, yakni Kloter 1 dan Kloter 21 pada gelombang pertama, serta Kloter 41 dan Kloter 43 pada gelombang kedua. 

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masuk asrama haji, sebelum diterbangkan ke Arab Saudi menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Embarkasi Makassar.

Namun ​suasana haru sempat diwarnai ketegangan saat seorang jemaah perempuan tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan sesaat sebelum naik ke bus. Jemaah tersebut dilaporkan mengalami gejala keringat dingin dan sesak napas.

​Akhirnya tim dokter memutuskan jemaah tetap berangkat namun dipisahkan dari rombongan bus.

​Jemaah tersebut dievakuasi menggunakan unit ambulans dengan pengawasan ketat tenaga medis sepanjang perjalanan menuju Makassar guna memastikan stabilitas kondisinya.

​Harapan untuk Jemaah

​Meskipun sempat diwarnai insiden medis, iring-iringan bus yang membawa ratusan tamu Allah SWT ini tetap bertolak menuju Makassar dengan pengawalan ketat. 

Masyarakat dan keluarga yang memadati area Gedung Lapatau melepas keberangkatan mereka dengan iringan doa agar seluruh jemaah dapat meraih predikat haji mabrur dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.(*)