BREAKING NEWS
 

Bupati Soppeng Hadiri Rakor Penguatan Indikator Kabupaten Layak Anak Tahun 2026 yang Digelar DP3AP2KB


SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) resmi memulai penyusunan Rencana Aksi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak. 

Langkah strategis ini bertujuan mempercepat pencapaian indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026.

​Kegiatan yang digelar di Aula Kantor DP3AP2KB pada Selasa (15/4/2026) ini difokuskan pada dua hal teknis: validasi data dokumen pendukung dan penguatan sistem pelaporan kasus kekerasan secara terintegrasi.

​Kepala DP3AP2KB Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., melaporkan bahwa agenda ini bukan sekadar pemenuhan regulasi UU No. 23 Tahun 2002 dan UU No. 23 Tahun 2004, melainkan langkah konkret pemenuhan hak anak secara berkelanjutan yang tertuang dalam DPA 2026.

​“Tujuannya jelas: menghapus titik-titik rawan kekerasan anak dan memastikan setiap hak mereka terpenuhi melalui intervensi program yang terukur,” tegasnya.

​Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam arahannya menekankan bahwa predikat KLA bukan sekadar penghargaan di atas kertas, melainkan harus dirasakan masyarakat. Beliau menginstruksikan tiga poin utama kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD):

​Integrasi Sumber Daya: Setiap SKPD wajib menyisipkan indikator KLA dalam program kerja masing-masing.

​Sistem Pelaporan Mandiri: Penguatan pelaporan kekerasan anak di level sekolah dan lingkungan sosial agar lebih responsif.

​Akurasi Data: Percepatan penginputan data evaluasi mandiri KLA agar potret perlindungan anak di Soppeng terekam secara akurat dan objektif.

​“Sinergi antara instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga Forum Anak adalah kunci. Kita ingin mengevaluasi sejauh mana tugas dan fungsi masing-masing lembaga berdampak langsung pada anak-anak kita,” ujar Bupati sebelum membuka acara secara resmi.

​Pertemuan ini melibatkan 25 peserta dari Tim Gugus Tugas KLA dengan menghadirkan Fasilitator KLA Provinsi Sulawesi Selatan. Fokus pelatihan mencakup teknik penyusunan dokumen evaluasi mandiri guna meningkatkan peringkat KLA Kabupaten Soppeng dari tahun sebelumnya.

​Turut hadir dalam giat tersebut, Kepala Bappelitbangda selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA, jajaran Kepala SKPD, serta perwakilan lembaga terkait.