Lewat Subuh Keliling di Dua Masjid, Polres Soppeng Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG - Memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, jajaran Polres Soppeng melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di dua wilayah berbeda, yakni Kecamatan Ganra dan Kecamatan Donri-Donri. Sabtu, 24 Oktober 2026.
Di Kecamatan Ganra, kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Ganra Ipda Muhtadi, S.Sos., M.M., bersama personel Polsek Ganra di Masjid Nurul Iman, Dusun Labusseng, Desa Enrekeng. Kegiatan berlangsung pukul 04.10 hingga 04.58 WITA dan diawali dengan salat Subuh berjamaah yang diimami Pitro Supianto, S.Pd.
Sementara itu, di Kecamatan Donri-Donri, Kapolsek Donri-Donri Iptu Amat Yani, S.IP., bersama anggota melaksanakan Subuh Keliling di Masjid Miftahul Khairi, Desa Donri-Donri, mulai pukul 04.30 WITA.
Kedua kegiatan tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk menjalin komunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Di Ganra, Kapolsek menyampaikan imbauan mengenai pencegahan tindak pidana pencurian, pengawasan hewan ternak, antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pencegahan kebakaran akibat pembakaran sampah maupun gangguan instalasi listrik. Masyarakat, khususnya generasi muda, juga diingatkan agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan perjudian, termasuk judi online.
Kapolsek turut mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas dan keadaan darurat.
Adapun di Donri-Donri, perhatian diarahkan pada pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial. Masyarakat diajak untuk lebih cermat menerima informasi, memeriksa kebenarannya melalui sumber terpercaya, serta tidak sembarangan membagikan kabar yang belum terverifikasi.
Imbauan tersebut menjadi penting karena penyebaran informasi palsu dapat menimbulkan kesalahpahaman, merusak nama baik seseorang, memicu perselisihan, hingga mengganggu kerukunan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, baik melalui kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal maupun tanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
“Polisi Bersama Masyarakat merupakan komitmen untuk membangun kemitraan yang nyata dalam menjaga lingkungan. Kami ingin masyarakat tidak hanya merasa terlindungi, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam menciptakan keamanan, mulai dari meningkatkan kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal hingga bijak menyikapi informasi yang beredar,” tegas Kapolres.
Menurutnya, persoalan keamanan dapat dicegah sejak dini apabila komunikasi antara polisi dan masyarakat berjalan dengan baik. Kepedulian terhadap lingkungan, kehati-hatian dalam bertindak, serta kemauan untuk saling mengingatkan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang tertib dan harmonis.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.
Melalui kegiatan Subuh Keliling di dua wilayah tersebut, jajaran Polres Soppeng terus mendorong pendekatan preventif dan humanis dengan menjadikan masjid sebagai ruang silaturahmi, penyampaian edukasi, dan penguatan kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak terbatas pada penanganan pelanggaran hukum, tetapi juga melalui upaya membangun kepercayaan, mempererat hubungan, dan menumbuhkan kepedulian bersama demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan di kedua lokasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.



