BREAKING NEWS
 

Bupati Soppeng Hadiri Rakor LP2B: Amankan Lahan Pertanian Tanpa Matikan Investasi

 


SULSEL PEMBURUNEWS - MAKASSAR – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (9/7/2026).

​Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, ini fokus pada percepatan integrasi data lahan guna menekan laju alih fungsi lahan sawah produktif di wilayah Sulsel.

​Saat ini, Provinsi Sulawesi Selatan tercatat memiliki kawasan LP2B terluas di Pulau Sulawesi, yakni mencapai 660.638 hektare. Sebagai salah satu lumbung pangan Sulsel, Kabupaten Soppeng berkepentingan langsung untuk mengunci zonasi lahan pertaniannya agar tidak tergerus proyek komersial.

​Merespons arahan Menteri ATR/BPN, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menegaskan bahwa Pemkab Soppeng segera menginstruksikan Dinas Pertanian serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan validasi lapangan secara real-time.

​"Penetapan LP2B Soppeng harus cermat. Kami mengandalkan akurasi data spasial (peta) agar penentuan zonasi pelindung lahan ini klop dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten. Tujuannya jelas: pangan aman, tapi ruang untuk investasi pembangunan daerah juga tidak mati," tegas Suwardi.

​Langkah konkret pasca-rakor ini, Pemkab Soppeng akan mempercepat penyusunan regulasi turunan di tingkat daerah guna memberikan kepastian hukum dan insentif bagi para petani yang lahannya masuk dalam zonasi hijau LP2B.(/)