Geram Lihat Tumpukan Sampah di Depan Kantor UKPBJ, Bupati Bone Instruksikan Evaluasi Total Kinerja Petugas Kebersihan
![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - BONE - 18 Juni 2026 – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat melakukan peninjauan wilayah pada Kamis pagi (18/6). Orang nomor satu di Kabupaten Bone tersebut kedapatan geram setelah melihat tumpukan sampah yang menggunung dan telantar tepat di depan Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bone.
Kejadian ini bermula saat Bupati sedang melintas di area perkantoran tersebut. Pemandangan tumpukan sampah plastik, limbah domestik, hingga sisa-sisa material yang berserakan tidak hanya merusak estetika pusat pemerintahan, tetapi juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan pegawai dan masyarakat yang sedang mengurus pelayanan publik.
"Ini lingkungan kantor pemerintah, wajah pelayanan kita. Bagaimana kita mau melayani masyarakat dengan baik kalau kebersihan di depan mata saja diabaikan? Saya tidak mau melihat pemandangan seperti ini lagi," tegas H. Andi Asman Sulaiman dengan nada bicara yang meninggi di lokasi.
Merespons temuan tersebut, Bupati Bone langsung memanggil kepala dinas terkait dan menginstruksikan armada kebersihan untuk segera mengangkut sampah tersebut saat itu juga. Tidak butuh waktu lama, satu unit truk sampah langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan total.
![]() |
Langkah Tegas dan Evaluasi
Sikap tegas Bupati ini diambil sebagai bentuk komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kedisiplinan para aparatur sipil negara (ASN) dan petugas kebersihan di lapangan. Beliau menambahkan bahwa penataan kota dan kebersihan lingkungan merupakan salah satu prioritas utamanya.
Berikut adalah poin-poin instruksi tegas yang dikeluarkan Bupati Bone pasca-insiden tersebut:
Vidio : Saat Bupati BONE Berada di Lokasi Tumpukan SAMPAH
Pembersihan Instan: Mengosongkan seluruh area depan kantor UKPBJ dari sampah dalam waktu kurang dari satu jam.
Evaluasi Kinerja: Menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengevaluasi jadwal pengangkutan sampah di area perkantoran dan fasilitas umum.
Sanksi Tegas: Meminta pengawas lapangan untuk lebih ketat memantau kinerja petugas kebersihan agar tidak ada lagi wilayah yang luput dari pengangkutan.
Bupati juga mengimbau kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor masing-masing secara mandiri dan tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan kota.
"Kebersihan itu tanggung jawab kita bersama. Kalau kantornya bersih, kerja juga jadi nyaman, dan masyarakat yang datang pun merasa dihormati," tutup Andi Asman Sulaiman.( Red )


