Diduga Disekap Pacar, Remaja 19 Tahun di Kendari Dievakuasi Polisi di Tengah Hujan Batu
![]() |
SULSEL PEMBURUNEWS - KENDARI – Seorang remaja perempuan berinisial NA (19) diduga menjadi korban penyekapan oleh kekasihnya, MA, di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban berhasil dievakuasi di tengah situasi mencekam setelah pelaku memprovokasi rekannya untuk menyerang polisi.
Evakuasi tersebut dilakukan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra bersama Polsek Kandai pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 22.00 Wita, sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat.
Tim Patroli Perintis Presisi yang dipimpin Bripka Boy Sagita langsung bergerak ke lokasi untuk mem-backup personel Polsek Kandai. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati korban masih terkurung di dalam rumah dan segera melakukan upaya penyelamatan.
Namun, proses penangkapan pelaku berubah menjadi ricuh. Saat petugas hendak meringkus MA, pelaku langsung memprovokasi sejumlah rekannya yang berada di sekitar lokasi.
“Saat proses evakuasi dan penangkapan, pelaku memprovokasi teman-temannya sehingga mereka melakukan pelemparan batu ke arah petugas. Dalam situasi chaos tersebut, pelaku berhasil memanfaatkan keadaan untuk melarikan diri,” ujar Dantim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita.
Meski dihujani lemparan batu oleh kelompok rekan pelaku, polisi tetap mengutamakan keselamatan korban. Petugas berhasil menerobos barikade massa dan membawa NA keluar dari lokasi dalam kondisi aman.
Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Markas Polsek Kandai untuk mendapatkan perlindungan, membuat laporan kepolisian resmi, serta menjalani visum guna melengkapi proses penyelidikan.
"Korban sudah berhasil kami evakuasi dengan selamat. Saat ini korban berada di Polsek Kandai untuk membuat laporan dan menjalani visum," pungkas Boy.
Terduga pelaku (MA) berhasil melarikan diri saat kericuhan berlangsung dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku MA yang melarikan diri saat kericuhan berlangsung.(**)
BERITA ini Telah Tayang di Kendari Info

