BREAKING NEWS
 

Corak Lejja Resmi Diluncurkan di Soppeng Berwastra 2026, Jadi Ikon Baru Identitas Budaya Daerah

SULSEL PEMBURUNEWS - SOPPENG — Kabupaten Soppeng kini resmi memiliki ikon budaya baru di dunia fashion. "Corak Lejja", sebuah motif wastra (kain tradisional) yang terinspirasi dari kekayaan alam dan nilai historis kawasan wisata Lejja, resmi diperkenalkan kepada publik dalam ajang bergengsi “Soppeng Berwastra 2026: Kemilau Sutra”.

​Acara yang dipadukan dengan Fashion Competition tersebut berlangsung meriah di Taman Kalong pada Rabu malam (21/5/2026). Diinisiasi oleh Ikatan Anadara Kalolona Soppeng (IKALONG), peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penguatan identitas budaya Bumi Latemmamala melalui industri kreatif.

​Peragaan Busana oleh Duta Budaya dan Kerja Sama Strategis

​Kawasan Taman Kalong seketika disulap menjadi panggung runway yang memukau. Para Finalis Duta Budaya Soppeng Tahun 2026 tampil anggun dan karismatik sebagai peserta kompetisi fashion. Mereka memperagakan busana eksklusif berbahan wastra sutra lokal yang dibalut keindahan motif Corak Lejja.

​Tidak sekadar seremonial, momentum ini juga menandai langkah konkret komersialisasi budaya lokal melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis antara PT Perseroda Lamataesso Mattappa dan IKALONG. Kerja sama ini mencakup kesepakatan hak desain serta legalitas produksi massal Corak Lejja ke depan, guna memastikan dampak ekonomi langsung bagi daerah dan pengrajin lokal.

​Komitmen Melestarikan Memori dan Kekayaan Lejja

​Plt Direktur Perseroda Lamataesso Mattappa, Musdar Asman, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata Lejja kini memasuki babak baru. Fokus pemerintah tidak lagi hanya pada eksploitasi wisata alam dan sumber daya pemandian air panasnya, melainkan juga pada penguatan akar budaya yang lahir dari kawasan tersebut.

​“Lejja tidak hanya memiliki kekayaan alam yang melimpah, tetapi juga menyimpan cerita, memori kolektif, dan identitas budaya masyarakat Soppeng. Melalui Corak Lejja, kami ingin membumikan nilai-nilai filosofis tersebut dalam bentuk karya nyata (wastra) yang bisa dikenakan, diwariskan, dan diperkenalkan ke kancah nasional maupun internasional,” ujar Musdar penuh optimisme.

​Dukungan Penuh Pemerintah dan Apresiasi untuk Generasi Muda

​Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya. Hadir mewakili Bupati Soppeng, Asisten III Setda Soppeng Andi Ibrahim Harta, yang membacakan sambutan tertulis Bupati.

​Bupati Soppeng menekankan pentingnya peran pemuda sebagai benteng pertahanan kebudayaan di era modern.

​“Generasi muda Soppeng semestinya terus menggali dan memahami akar budaya kita. Generasi yang unggul dan berdaya saing adalah mereka yang tidak lupa pada nilai-nilai budaya daerahnya sendiri. Pemerintah daerah memberikan apresiasi tertinggi atas terselenggaranya kegiatan visioner ini,” kata Andi Ibrahim menyampaikan pesan Bupati.

​Apresiasi senada juga datang dari Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Soppeng, Hj. Suwarni Suwardi, yang membuka acara secara resmi. Ia memuji konsistensi IKALONG dalam menjaga eksistensi kebudayaan lokal di kalangan gen-Z dan milenial.

​“Generasi muda Soppeng melalui IKALONG tidak pernah berhenti mengangkat nilai-nilai budaya lokal Soppeng dalam berbagai event. Mempertahankan konsistensi ini tentu tidak mudah, tetapi komitmen inilah yang membuat kebudayaan Soppeng tetap eksis, relevan, bahkan mampu naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Hj. Suwarni.

​Menuju Ruang Budaya Baru

​Melalui perhelatan Soppeng Berwastra 2026, Corak Lejja diharapkan tidak hanya menjadi selembar kain motif baru, melainkan simbol kebanggaan kolektif. Langkah ini sukses memperluas citra Lejja; tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam andalan, tetapi juga sebagai ruang budaya yang hidup, yang terus memproduksi nilai-nilai memori dan identitas lokal yang tak lekang oleh waktu.

​Turut hadir menyaksikan malam peluncuran ini:

​Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Soppeng

​Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Soppeng

​Kepala Dinas BKKBN dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup

​Pengurus Dekranasda & TP PKK Kabupaten Soppeng

​Pengurus Dharma Wanita dan Bhayangkari Kabupaten Soppeng(**)